, ,

Polres Lamandau Gagalkan Peredaran 46 Kg Sabu Jaringan Lintas Provinsi

by -666 Views

Gagalkan Peredaran Gelap! Polres Lamandau Sita Sabu 46 Kg di Jantung Trans Kalimantan

Laporan Padang Panjang- Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh jajaran Kepolisian Resor Polres Lamandau. Berhasil menggagalkan peredaran narkoba jaringan lintas provinsi dengan menyita 46 kilogram sabu-sabu dalam sebuah operasi pengungkapan yang digelar di Jalan Trans Kalimantan, penghubung Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Polres Lamandau Gagalkan Peredaran 46 Kg Sabu Jaringan Lintas Provinsi
Polres Lamandau Gagalkan Peredaran 46 Kg Sabu Jaringan Lintas Provinsi

Baca Juga : Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi Satu Kilometer

Temuan dalam jumlah fantastis ini sekaligus mencatatkan rekor sebagai penyitaan terbesar dalam sejarah penindakan narkoba di wilayah hukum Polres Lamandau, mengalahkan rekor sebelumnya pada 2024 yang berhasil menyita 33 kg sabu di jalur yang sama.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Widodo, membenarkan keberhasilan operasi ini

Dalam pernyataannya, Joko menyebut bahwa barang bukti narkotika tersebut merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi yang sangat terorganisir.

“Benar, kita telah berhasil mengamankan 46 kilogram sabu dan menangkap tersangka kurir yang sedang melakukan perjalanan. Rencananya, minggu ini kita akan menggelar press release resmi bersama Kapolda Kalteng untuk membeberkan seluruh detail kasus secara lengkap, mulai dari kronologi penangkapan, identitas tersangka, modus operandi, hingga pengembangan jaringan sindikat yang kita buru,” tegas Joko Widodo, memberikan janji transparansi kepada publik.

Modus dan Kronologi Singkat

Sabu-sabu dengan berat total 46 kg tersebut diamankan dari dalam sebuah kendaraan yang melintas dari arah Kalimantan Barat menuju Kalimantan Tengah. Diduga kuat, narkotika jenis kristal ini dipasok dari luar daerah untuk memenuhi permintaan pasar gelap di sejumlah kota besar di Pulau Kalimantan. Operasi pengawasan yang ketat dan inteligensi yang akurat menjadi kunci kesuksesan tim dalam menargetkan dan menghentikan kendaraan yang dimaksud.

Jalur Trans Kalimantan: “Jalur Tikus” Baru Sindikat Narkoba?

Temuan ini kembali menyoroti Jalan Trans Kalimantan yang semakin sering dijadikan sebagai rute alternatif favorit para penyelundup narkoba. Jalur yang seharusnya menjadi simbol pemersatu dan pemacu pertumbuhan ekonomi antarprovinsi, kini mulai dicemari oleh aktivitas ilegal sindikat narkoba.

Faktor geografis yang panjang dan sepi diduga menjadi alasan utama sindikat memilih jalur ini, berharap bisa menghindari pemeriksaan ketat yang biasanya lebih banyak dilakukan di jalur laut maupun udara. Polres Lamandau pun mengaku akan meningkatkan pengawasan dan patroli secara signifikan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Komitmen Pemberantasan yang Tak Kenal Lelah

Pengungkapan kasus ini bukanlah yang pertama dan menunjukkan komitmen berkelanjutan Polres Lamandau dalam memerangi peredaran narkoba. “Ini adalah bukti bahwa kita tidak pernah lengah. Kami akan terus membongkar dan memutus setiap mata rantai peredaran narkoba yang mencoba merusak generasi muda kita, di mana pun dan kapan pun,” pungkas Kapolres.

Masyarakat pun dihimbau untuk terus berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba kepada pihak berwajib. Prestasi ini diharapkan menjadi pukulan telak bagi sindikat narkoba dan menjadi peringatan bahwa jalur manapun tidak akan aman untuk kegiatan mereka.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.