Tragedi Hanguskan Pasar Gadang, TP-PKK dan DWP Padang Semburkan Energi Positif bagi 121 Jiwa Korban Kebakaran
Laporan Padang Panjang- Duka masih menyelimuti kawasan Jalan Pemancungan, Kelurahan Pasar Gadang. Sisa-sisa hitam dan puing menjadi saksi bisu kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk itu silam. Namun, dari balik reruntuhan, secercah harapan dan kehangatan justru datang dari kepedulian sesama. Seminggu pasca musibah, Tim Penggerak PKK Kota Padang bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) turun langsung membawa bantuan dan semangat baru bagi 36 kepala keluarga (KK) atau setara dengan 121 jiwa yang kini masih bertahan di pengungsian.

Baca Juga : Apresiasi Untuk Nasabah Setia, BRI Hadirkan Promo Spesial Transaksi Digital Se-Sumatera Barat
Dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Padang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, dan didampingi Ketua DWP Kota Padang, Vanny Andree Algamar, rombongan organisasi perempuan ini tak sekadar menyerahkan bantuan. Mereka hadir untuk menyentuh hati, mendengar langsung keluh kesah, dan menyemangati para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Kami datang untuk memastikan bahwa saudara-saudara kami di sini tidak sendirian
Di balik musibah yang berat ini, ada tangan-tangan terbuka yang siap membantu meringankan beban, ujar Dian Puspita, dengan nada penuh empati.
Bantuan yang disalurkan pun sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak. TP-PKK Kota Padang memberikan bantuan tunai sebesar Rp 17.685.000, yang dikumpulkan dari para donatur peduli. Tak hanya itu, paket sembako juga dibagikan untuk memastikan kebutuhan pokok terpenuhi. DWP Kota Padang turut menyumbang 36 paket sembako, sementara Ikatan Uni Uda Kota Padang memberikan bantuan praktis berupa tikar untuk alas tidur pengungsi.
“Bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian dan solidaritas dari seluruh anggota dan simpatisan. Kami berharap ini bisa sedikit meringankan dan menguatkan mereka,” tambah istri Wali Kota Padang tersebut.
Kebakaran yang terjadi seminggu lalu itu benar-benar memporak-porandakan kehidupan warga
Sebanyak 19 unit rumah ludes dilalap si jago merah, dengan kerugian materiel yang ditaksir BPBD mencapai Rp 2 miliar. Meski tak ada korban jiwa, trauma dan ketidakpastian masih membayangi para penyintas. Sebagian besar masih harus tinggal di posko darurat, masjid, atau menumpang di rumah kerabat.
Melihat kondisi tersebut, Dian Puspita tak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bergerak bersama. “Kami mengajak organisasi perempuan lain, dunia usaha, dan seluruh komponen masyarakat untuk turut berpartisipasi. Bantuan moril maupun materil sangat dibutuhkan. Mari jadikan kepedulian ini sebagai ladang amal,” imbaunya.
Pasca Kehadiran TP-PKK dan DWP di lokasi kebakaran ini bukan hanya sekadar aksi seremonial. Lebih dari itu, ini adalah bukti nyata bahwa di tengah ujian, kolaborasi dan empati mampu menjadi penopang yang menguatkan. Sebuah pesan yang tegas: dari abu yang bertebaran, akan lahir harapan baru untuk bangkit kembali.

![_250626173906-850[1] Pemukim Israel Serbu](https://paymentsinhand.com/wp-content/uploads/2025/12/250626173906-8501-148x111.jpg)
![20251125_093727-893527581[1] Wacana Gaji Tunggal](https://paymentsinhand.com/wp-content/uploads/2025/12/20251125_093727-8935275811-148x111.webp)
![b305cc1c-894e-4366-8a6e-21fced981e20[1] Ketua MPR Bagikan](https://paymentsinhand.com/wp-content/uploads/2025/12/b305cc1c-894e-4366-8a6e-21fced981e201-148x111.jpg)
![joko-anwar-1765594706955_169[1]](https://paymentsinhand.com/wp-content/uploads/2025/12/joko-anwar-1765594706955_1691-148x111.jpeg)
