, ,

Joko Anwar Dianugerahi Gelar Ksatria Bidang Seni dari Prancis

by -200 Views

Padang Panjang – Joko Anwar Dianugerahi sutradara dan penulis naskah ternama asal Indonesia, baru-baru ini menerima penghargaan bergengsi dari Pemerintah Prancis atas kontribusinya yang luar biasa dalam dunia perfilman dan seni. Joko Anwar dianugerahi Gelar Ksatria dalam Orde Seni dan Sastra (L’Ordre des Arts et des Lettres) oleh Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan terhadap dedikasi dan karya-karya Joko yang telah mengangkat seni film Indonesia ke kancah internasional.

Penghargaan Bergengsi dari Prancis

Penganugerahan Gelar Ksatria ini diserahkan langsung oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, M. Jean-Charles Berthonnet, dalam sebuah acara yang berlangsung pada 20 November 2025 di kediaman kedutaan besar Prancis di Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh seni, pejabat, serta rekan-rekan seprofesi Joko Anwar, termasuk kolega-kolega dari dunia film yang turut merayakan pencapaian besar ini.

Joko Anwar Dianugerahi
Joko Anwar Dianugerahi

Baca Juga :  Gondol Cuan Berlimpah Dow Jones Cetak Level Teringgi Sepanjang Masa

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan dari Pemerintah Prancis terhadap keberhasilan Joko Anwar dalam menghadirkan karya-karya seni yang tidak hanya berpengaruh di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional. Melalui film-filmnya, Joko berhasil menggabungkan unsur-unsur budaya Indonesia dengan bahasa sinematik yang universal, sehingga karyanya dapat diterima di berbagai negara.

Perjalanan Karier Joko Anwar

Joko Anwar telah lama dikenal sebagai salah satu sutradara dan penulis naskah paling inovatif di Indonesia. Kariernya dimulai sejak akhir 1990-an, dan ia mulai dikenal luas dengan film-film bergenre horor, thriller, dan drama yang sering kali memadukan mitologi dan budaya lokal Indonesia. Beberapa karya besar yang membuat nama Joko Anwar semakin dikenal di dunia internasional antara lain “Pintu Terlarang” (2009), “Modus Anomali” (2012), dan “Sebelum Iblis Menjemput” (2018).

Namun, puncak pencapaian internasional Joko Anwar terjadi dengan film “Impetigore” (2019) yang mendapatkan penghargaan internasional dan memicu gelombang pujian dari kritikus film global. “Impetigore”, yang mengangkat cerita horor dengan latar belakang budaya Indonesia, tampil di berbagai festival film internasional, termasuk Festival Film Sundance, dan menjadi film Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan di Fantastic Fest di Amerika Serikat.

Keberhasilan tersebut menegaskan posisi Joko Anwar sebagai salah satu sutradara terbaik Indonesia yang mampu menyampaikan cerita lokal dengan pendekatan yang mampu menarik perhatian dunia. Karya-karya Joko sering kali mengangkat tema-tema kegelapan manusia, keberanian, dan perjuangan, serta membawa penonton ke dalam dunia yang penuh misteri dan ketegangan.

Kata Joko Anwar: Momen yang Penuh Kebanggaan

Dalam sambutannya setelah menerima penghargaan tersebut, Joko Anwar mengungkapkan rasa syukurnya dan kebanggaannya atas penghargaan yang diterimanya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Prancis yang telah memberikan pengakuan ini, serta kepada semua pihak yang telah mendukungnya sepanjang perjalanan kariernya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.