, ,

Sumatera Barat Luncurkan Program Revolusioner Makan Bergizi Gratis di SMPN 3 Ekor Lubuk

by -1209 Views

Padang Panjang Pecahkan Telur! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Resmi Dimulai untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

Laporan Padang Panjang- Sumatera Barat, menorehkan sejarah baru dalam upaya peningkatan kualitas hidup warganya. Pada hari Senin, di Komplek SMPN 3 Kelurahan Ekor Lubuk, program revolusioner Makan Bergizi Gratis (MBG) secara resmi diluncurkan. Program yang dinanti-nanti ini bukan sekadar tentang memberikan hidangan, tetapi merupakan investasi besar-besaran untuk masa depan generasi penerus daerah.

Sumatera Barat Luncurkan Program Revolusioner Makan Bergizi Gratis di SMPN 3 Ekor Lubuk
Sumatera Barat Luncurkan Program Revolusioner Makan Bergizi Gratis di SMPN 3 Ekor Lubuk

Baca Juga : Pemerintah Padang Targetkan Verifikasi Seluruh Anak Tidak Sekolah Rampung Akhir 2025

Program MBG dirancang dengan cakupan yang sangat luas dan inklusif, menyasar seluruh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan asupan gizi berkualitas. Penerima manfaatnya meliputi siswa dari semua jenjang pendidikan (PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan pesantren), ibu hamil, balita, serta lansia yang akan dilayani melalui Posyandu. Hidangan bergizi ini akan dinikmati setiap hari Senin hingga Jumat.

Visi Besar di Balik Sepiring Makanan

Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, dalam sambutannya yang penuh semangat, menegaskan bahwa program MBG adalah sebuah tonggak baru. “Alhamdulillah, hari ini kita perdana meluncurkan MBG di Padang Panjang. Tujuannya tidak sekadar memberi makanan gratis, tapi juga agar anak-anak lebih sehat, bisa menimba ilmu dengan baik, dan terhindar dari kesenjangan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar program kesehatan, Pak Wali melihat MBG sebagai sebuah strategi multifungsi yang memiliki dampak berantai yang positif. Program ini dirancang untuk:

  1. Meningkatkan Mutu Pendidikan: Anak-anak yang tercukupi gizinya dapat berkonsentrasi lebih baik di sekolah, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.

  2. Memerangi Stunting dan Gizi Buruk: Dengan intervensi gizi langsung, angka stunting dan gizi buruk di Padang Panjang ditargetkan menurun signifikan.

  3. Menggerakkan Perekonomian Lokal: Bahan baku seperti beras, telur, dan sayur-mayur akan diutamakan dari petani dan supplier lokal Padang Panjang, Batipuh, dan X Koto.

  4. Membuka Lapangan Kerja: Setiap dapur MBG diperkirakan dapat menyerap hingga 50 tenaga kerja.

“Melalui program ini, kita juga berharap bisa mengurangi pengangguran. Yang penting, kualitas dan kelayakan makanan harus terus dijaga agar anak-anak benar-benar menikmatinya dan mendapat manfaat optimal,” tegas Hendri Arnis.

Dampak Nyata: 350 Lapangan Kerja dan Anggaran Rp29 Miliar

Skala program ini terlihat dari angka-angganya. Dari tujuh dapur MBG yang direncanakan, satu dapur percontohan telah beroperasi penuh di Kelurahan Ekor Lubuk. Enam dapur lainnya sedang dalam proses penyelesaian dan akan tersebar di Kelurahan Guguk Malintang, Bukit Surungan, Sigando, Koto Panjang, Silaing Atas, dan Kampung Manggis.

Dengan tujuh dapur, program ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 350 tenaga kerja dari berbagai peran, mulai dari kepala dapur, ahli gizi, tenaga akuntansi, hingga pekerja lapangan. Setiap dapur memiliki kapasitas untuk melayani hingga 3.200 siswa per hari, dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp29 miliar per tahun.

Hari Pertama yang Penuh Semangat

Usai acara peluncuran, suasana hangat dan antusias terlihat. Walikota Hendri Arnis didampingi oleh Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Kemenag, serta jajaran OPD lainnya, secara simbolis menyerahkan kotak makan bergizi kepada perwakilan siswa SMPN 3, SDN 09, ibu hamil, dan balita.

Tidak hanya berhenti di seremoni, rombongan langsung turun ke masing-masing kelas di SMPN 3 Sumatera Barat untuk melihat secara langsung reaksi para siswa. Pemandangan yang membahagiakan pun terlihat: para siswa dengan lahap menikmati hidangan gratis yang masih hangat tersebut, sebuah gambaran nyata dari manfaat program yang baru saja dimulai.

Pengelola Dapur MBG Ekor Lubuk, Nasrullah Nukman, menyatakan kesiapannya. Dapur yang dikelolanya sudah berjalan dengan struktur organisasi yang jelas, melibatkan puluhan pekerja lokal yang siap berkontribusi untuk masa depan Padang Panjang yang lebih sehat dan sejahtera.

Program MBG adalah bukti komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang untuk membangun fondasi yang kuat dari hal yang paling mendasar: makanan bergizi untuk setiap warganya. Langkah pertama ini diharapkan menjadi pemantik semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan visi besar tersebut.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.