, ,

Gemuruh Genderang Buka Kota Tua Festival 2025 di GOR HTT Pondok

by -835 Views

Kota Tua Festival 2025: Sebuah Simfoni Kebudayaan dan Kuliner Resmi Bergema di Padang

Laporan Padang Panjang- Suara gemuruh genderang yang berirama menghentak jantung Kota Padang, menandai dimulainya perhelatan akbar yang dinanti-nanti: Kota Tua Festival 2025. Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti GOR Himpunan Tjinta Teman (HTT), kawasan Pondok, mengawali rangkaian acara yang akan berlangsung selama sembilan hari penuh warna, hingga 27 September 2025.

Gemuruh Genderang Buka Kota Tua Festival 2025 di GOR HTT Pondok
Gemuruh Genderang Buka Kota Tua Festival 2025 di GOR HTT Pondok

Baca Juga : Tanah Longsor Tutup Total Jalur Vital Kelok 9, Riau-Sumbar Terputus

Lebih dari sekadar festival, acara ini adalah sebuah pernyataan tentang kekayaan budaya dan semangat kolaborasi. Digagas oleh Himpunan Tjinta Teman (HTT) Pusat Padang bersama WHTT, dan berkolaborasi erat dengan Dinas Pariwisata Sumatera Barat, festival tahunan ini mengusung tema yang sarat makna: “Urang Padang Jalan Barampek”. Tema ini tidak hanya sekadar slogan, tetapi merupakan sebuah refleksi dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, ‘Jelajah Padang’, yang mengajak untuk menjelajahi setiap keunikan dan keindahan kota ini.

Dukungan Penuh dari Pemerintah untuk Sebuah Festival Multidimensi

Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penyelenggara. Ia menekankan bahwa Kota Tua Festival bukan sekadar hiburan semata, melainkan sebuah lokomotif penggerak ekonomi dan pemersatu budaya.

“Pemerintah Kota Padang sangat mendukung penuh penyelenggaraan Kota Tua Festival ini. Kami yakin, event semacam ini memiliki double impact yang luar biasa; menghidupkan geliat ekonomi para pelaku UMKM, memperkuat daya tarik pariwisata kita, dan yang terpenting, merajut kebersamaan lintas etnis. Inilah esensi dari semangat ‘Jelajah Padang’ yang kita usung bersama,” ujar Fadly dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, “Gemuruh Festival ini adalah cerminan sesungguhnya dari Kota Padang yang multietnis. Di sini, kita menunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang, melainkan benang-benang indah yang ditenun menjadi satu kain kebudayaan yang kuat dan berwarna-warni.”

Dukungan tersebut juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Lila Yanwar, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar yang hadir mewakili Gubernur, menyatakan bahwa festival budaya seperti ini adalah media promosi yang paling efektif dan otentik untuk memposisikan Padang sebagai destinasi wisata berkelas dunia yang memikat hati.

Pesta Rasa, Seni, dan Kreasi: Suguhan Sembilan Hari yang Tak Terlupakan

Pengunjung yang datang ke GOR HTT selama sembilan hari ke depan akan disuguhi sebuah perjalanan sensasional yang memanjakan semua indra. Seperti apa saja yang bisa dinikmati?

  • Panggung Budaya Spektakuler: Setiap malam, panggung utama akan dihiasi oleh pertunjukan seni yang memukau dari empat etnis besar: tarian liong dan barongsai yang dinamis dari Etnis Tionghoa, tarian Bharatanatyam yang memesona dari Etnis India, tarian perang yang enerjik dari Etnis Nias, dan tentu saja, tari tradisi Minangkabau yang elegan dan penuh filosofi.

  • Bazar Kuliner dan UMKM: Lebih dari puluhan stan telah berdiri, menawarkan cita rasa autentik. Dari hidangan legendaris Nasi Padang hingga dim sum yang lezat, kue-kue tradisional India, dan kerajinan tangan khas yang menjadi buah tangan terbaik. Ini adalah surga bagi para pecinta kuliner dan pemburu produk lokal berkualitas.

  • Interaktivitas dan Edukasi: Bagi keluarga, area permainan tradisional menyediakan ruang bagi anak-anak untuk mengenal permainan zaman dahulu. Tidak ketinggalan, ajang Kota Tua Got Talent menjadi wadah bagi para bakat muda lokal untuk bersinar.

  • Aksi Sosial dan Kemanusiaan: Memperkuat nilai kebersamaan, panitia juga menyelenggarakan kegiatan donor darah yang terbuka untuk umum, mengajak masyarakat untuk berbagi dan peduli.

Dengan segala keberagaman dan kemeriahan yang ditawarkan, Kota Tua Festival 2025 tidak hanya sekadar agenda kalender. Ia adalah sebuah janji, sebuah ikrar untuk terus melestarikan warisan sejarah, merayakan keberagaman budaya, dan memperkuat posisi Padang sebagai destinasi wisata utama di Sumatera Barat yang inklusif, dinamis, dan tak pernah berhenti memesona.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.